Datangi Pasar Cuplik Sukoharjo, Ganjar Dengarkan Keluhan Pedagang dan Warga

 

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, mendapat banyak keluhan dari pedagang dan warga di Pasar Cuplik, Kecamatan/kabupaten Sukoharjo. Keluhan itu disampaikan saat Ganjar meninjau revitalisasi Pasar Cuplik.

Warga mengeluhkan, tak adanya akses jalan di tengah pasar Cuplik ke perkampungan. Kondisi ini membuat perkampungan warga di belakang pasar menjadi sepi dan memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat di belakang pasar. Padahal sebelumnya, ada akses jalan tersebut.

"Itu kan pagar (tembok) ditutup rapat, kita akses nggak dapat. Perekonomian kita mati. Itu kan pagar 2 meter pak. Masak nggak ada aksesnya sama sekali, pintu saja," kata salah seorang warga Cuplik kepada Ganjar, Selasa (11/7/2023) Kemarin.


Ganjar mengatakan, perihal akses jalan tersebut bisa dibicarakan lebih lanjut kepada penanggungjawab pasar.

"Kalau sudah selesai semuanya, bisa diatur. Boleh, yang penting tertib," jawab Ganjar.

Revitalisasi Pasar Cuplik sendiri masih belum rampung. Pembangunan akan dilanjutkan ke tahap dua yang menggunakan APBD dari Pemprov Jateng.

Ganjar mengatakan, pada tahap pertama pembangunan pasar menelan anggaran Rp 2,4 miliar. Sementara pada tahap kedua ini akan menelan anggaran Rp 2,6 miliar.

"Ada sumber dana yang digunakan dari kabupaten, kalau kabupaten kurang ya seperti yang ada ini, kita tampung dari Pemprov. Jadi 2 tahap, sehingga bantuan Pemprov bisa membantu pedagang yang di sini, sehingga jualannya lebih baik, dan laku," ujarnya.


Dalam blusukannya itu, Ganjar juga mendapatkan keluhan dari para pedagang terkait kondisi pasar yang sering bocor saat hujan.

"Kontraktor juga kami ingatkan untuk membuat pekerjaan ini punya kualitas yang bagus. Tadi ada beberapa catatan, masih bocor. Oke siap-siap diperbaiki," ucapnya.

Desain Pasar Cuplik sendiri memang tak memiliki tembok yang mengelilingi pasar. Hanya ada tiang penyangga tinggi untuk atap.

Camat Sukoharjo Havid Danang menambahkan, ke depannya Pasar Cuplik ini dibutuhkan sentuhan inovasi, agar pasar tradisional ini tak kalah ramai.

"Memang tidak ada (tembok). Kami koordinasi, agar tiap malam di Pasar Cuplik ada foodcourt, untuk tetap memajukan UMKM," kata Havid, Kamis, (13/07/2023).

Posting Komentar

0 Komentar